Minggu, 01 Juli 2012

Menghitung Domba...



Jiah, emang Shaun the Sheep apa yang mau dihitung? Tapi, beneran. Akhir-akhir ini saya tuh capek banget. Okelah tugas di kampus memang gak terlalu membebani "kehidupan" saya... Tapi, jadwalnya itu, lho! Bikin stress. Anyway, saya memang harus tetap semangat (cemungudh kakaa!).

Ahh, semua ini memang belum berakhir, dan... (Adumak baru ingat) Ini baru permulaan dari segalanya yang akan saya jalani 4 tahun ke depan. Capek hanya di badan. Tapi jiwa ini tidak pernah henti dalam berpacu melangkah menyusuri hidup. (Edeeh, kata-kata saya kok puitis menggebu-gebu kayak gini, ya, hari ini? Ah, biarin aja. Masa bodoh.)

Terlepas dari semua itu, di malam hari saya selalu memikirkan pangeran kodok saya yang tiap malam saya SMS tapi jaraaaaang banget ngebalesnya. -,-' Tapi, meski begitu, saya tetap "Sayang kepadamu, oh pangeranku"... (Hueekk, bagi yang mau muntah, silahkan cari kantong muntah terdekat).

Hidup memang penuh cobaan dan kesenangan, ya, kan? Suka duka hidup adalah sesuatu yang menyerupai gelombang, bila digambar (ah, sok tau kamu!)

So, maka dari itu dan oleh karena itu, tetap semangat (cemungudh kakaa!) dalam menjalani hidup. Keep smile and happy!

Jadi, judulnya, kok "Menghitung Domba"? Oh, iya, saya mau tidur dulu, tapi, mata kok susah banget dipinjamin, eh salah, dipejamin. Teringat dongeng klasik, saya buka pintu kandang domba impian di dalam benak saya, sambil saya suruh lompat, dan... mulailah saya menghitung.

1...

2...

3...

Zzz...

(Akhirnya dombanya masuk kembali ke kandang karena hujan. Hahh, untung saya udah tidur...)


Selasa, 26 Juni 2012

Putri Donat dan Pangeran Kodok

Donat dan Kodok
Donat dan Kodok. Mungkin aneh jika kalian para pembaca berpikir, mana ada makanan dan hewan bisa saling jatuh cinta. Tapi kenyataannya, ada, kok! Cinta antara Seorang cewek yang suka makan donat dan seorang cowok yang tampan tapi dikutuk jadi kodok... Itu merupakan sesuatu "sandi" dalam hidup saya yang kadang bisa terbalik, kadang pas. Terkadang putri itu yang menjadi kodok, dan pangeran itu yang makan donat. Haaah, serba ribet, deh.

Welcome to Tatata Tituteto!

Hahaha, pokoknya welcome aja, deh. Ini blog baru saya. Silahkan mampir aja dulu untuk melihat halaman kosongnya. Masih baru banget, nih.

Oiya, yang jangan ditanya, darimana asal nama "Tatata Tituteto". Barusan mikir, eh, nama ini keren, yakk. Ya, langsung aja diterapkan pada blog saya yang baru ini... Hehehe...

Silahkan lihat-lihat dulu halaman kosongnya. Saya mau siapkan bahan yang mau diposting ntar.

Goodbye!